Analisis EUR/USD 5M
Pasangan mata uang EUR/USD seharusnya menjalani sesi trading yang tenang pada hari Senin, namun faktor geopolitik kembali mengganggu. Perlu diingat bahwa pada hari Jumat, berita tentang kegagalan lain dalam negosiasi antara Iran dan AS memperkuat dolar. Pada hari Senin, muncul laporan bahwa Iran menyerang sebuah kapal perang Amerika yang berupaya melintas di Selat Hormuz dengan dua rudal. Tingkat kerusakan pada kapal Amerika tersebut belum diketahui, namun kemungkinan besar ada kerusakan. Akibatnya, dolar kembali menguat. Seperti yang telah kami sebutkan, mata uang AS bisa menguat karena faktor geopolitik.
Namun, agar dolar dapat mengalami penguatan yang berkelanjutan, konflik di Timur Tengah harus memanas kembali. Dolar masih belum memiliki keunggulan lain selain faktor geopolitik.
Dari sudut pandang teknikal, kita juga melihat pasar EUR/USD yang bergerak datar. Harga gagal bertahan di atas garis Senkou Span B dan area 1,1750-1,1760. Dengan demikian, penurunan menuju area 1,1657-1,1666, yang berfungsi sebagai batas bawah saluran sideways, kini dapat diantisipasi. Tanpa faktor geopolitik, para pembeli bisa kembali ke pasar dengan sangat cepat. Perlu juga dicatat bahwa pekan ini akan dirilis data penting terkait pasar tenaga kerja AS.
Pada time frame 5 menit hari Senin, terbentuk tiga sinyal jual. Sinyal pertama muncul larut malam, sehingga hanya sedikit pelaku pasar yang bisa mengeksekusinya. Sinyal kedua muncul ketika garis kritis ditembus selama sesi trading Eropa. Sinyal ketiga muncul saat terjadi pantulan dari garis Kijun-sen selama sesi trading AS. Trader dapat memanfaatkan dua sinyal terakhir, dengan sinyal kedua berpotensi ditutup dalam keadaan profit pada malam hari atau dibawa ke hari Selasa.
Laporan COT
Laporan COT terbaru bertanggal 28 April. Ilustrasi pada timeframe mingguan dengan jelas menunjukkan bahwa posisi bersih para trader non-komersial tetap "bullish", namun turun dengan cepat akibat peristiwa geopolitik. Dalam beberapa bulan terakhir, para trader mengurangi kepemilikan mata uang Eropa dan beralih ke dolar AS. Kebijakan Trump tidak berubah, namun untuk beberapa waktu, dolar kembali berfungsi sebagai "mata uang cadangan". Namun, proses ini mungkin sudah berlalu.
Kami masih belum melihat faktor fundamental yang dapat menguatkan euro, sementara faktor-faktor yang mendukung pelemahan dolar masih cukup banyak. Perang di Timur Tengah sempat membuat dolar menjadi sangat menarik, tetapi ketika faktor ini mencapai "tanggal kedaluwarsa"-nya, semuanya akan kembali seperti semula. Dan masa kedaluwarsa itu mungkin sudah terjadi. Dalam jangka panjang, euro bisa turun ke level 1,06 (garis tren), namun tren naiknya tetap akan relevan. Saat ini, pasangan mata uang tersebut belum bergerak terlalu jauh dari garis tren menurun yang sudah beberapa kali ditembus.
Posisi garis merah dan biru pada indikator menunjukkan adanya paritas antara bull dan bear. Selama minggu pelaporan terakhir, jumlah posisi long dalam kelompok "Non-commercial" berkurang 300, sementara jumlah posisi short meningkat 5.300. Akibatnya, posisi bersih turun 5.600 kontrak dalam sepekan.
Analisis EUR/USD 1H
Pada timeframe per jam, pasangan EUR/USD tetap membentuk tren turun, namun pada kenyataannya kita sedang menyaksikan pasar yang bergerak datar. Situasi di Timur Tengah masih tegang, tetapi tidak memburuk, sehingga saat ini hanya sedikit faktor kuat yang dapat mendorong penguatan lebih lanjut dolar AS. Secara teknikal, dolar berada pada posisi yang lebih unggul dibanding euro, tetapi keunggulan ini tidak terealisasi pada pekan lalu.
Untuk 5 Mei, kami menyoroti level-level trading berikut: 1,1362, 1,1426, 1,1542, 1,1615–1,1625, 1,1657–1,1666, 1,1750–1,1760, 1,1830–1,1837, 1,1907–1,1922, serta garis Senkou Span B (1,1758) dan garis Kijun-sen (1,1720). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading. Jangan lupa untuk memindahkan stop loss ke breakeven jika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 15 pip. Langkah ini akan membantu melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Selasa, Presiden European Central Bank Christine Lagarde akan kembali menyampaikan pidato di kawasan Euro, dan kami masih belum mengharapkan pernyataan penting darinya. Di AS, indeks penting ISM Services sector activity akan dirilis, disertai laporan JOLTs yang kurang penting mengenai lowongan pekerjaan. Jangan lupakan faktor geopolitik.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, para trader dapat membuka posisi jual jika harga terkonsolidasi di bawah area 1,1657–1,1666, dengan target 1,1615–1,1625. Posisi beli dapat dibuka jika terjadi pantulan harga dari area 1,1657–1,1666 dengan target di garis Kijun-sen dan garis Senkou Span B.
Penjelasan Ilustrasi:
- Level harga support dan resistance – garis merah tebal yang menandai area di mana pergerakan harga berpotensi berakhir. Garis-garis ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe empat jam. Garis-garis ini bersifat kuat.
- Level ekstrem – garis merah tipis dari mana harga sebelumnya memantul. Garis-garis ini merupakan sumber sinyal trading.
- Garis kuning – garis tren, kanal tren, dan pola teknikal lainnya.
- Indikator 1 pada grafik COT – menunjukkan ukuran posisi bersih (net position) dari setiap kategori pelaku pasar.