Analisis EUR/USD 5M
Pasangan mata uang EUR/USD terus mengalami penurunan pada hari Rabu, meskipun fluktuasi pasar tetap rendah. Sepanjang hari itu, tidak ada data penting yang dirilis di Amerika Serikat maupun wilayah euro, dan tidak ada berita baru terkait geopolitik dari Donald Trump maupun Iran. Oleh karena itu, pasar saat ini "terpaksa" bergerak berdasarkan harapan mereka sendiri mengenai konflik di Timur Tengah. Dengan semakin memburuknya situasi di area tersebut dalam beberapa hari terakhir, pasar terus menjual pasangan EUR/USD secara otomatis.
Perlu diperhatikan juga bahwa inflasi di AS meningkat menjadi 3,8%; namun kami ingin menekankan bahwa masalah inflasi ini bukan hanya milik Amerika. Di Eropa dan Inggris, inflasi juga mengalami peningkatan, tetapi berbeda dengan Federal Reserve, Bank Sentral Eropa dan Bank of England siap untuk memperketat kebijakan moneter, yang seharusnya memberikan dukungan pada euro dan pound. . . jika pasar memperhatikan latar belakang makroekonomi dan fundamental.
Pada timeframe satu jam, situasi teknis telah berubah. Sekarang harga berada di bawah garis-garis indikator Ichimoku, dan struktur sideways yang jelas sudah tidak terlihat lagi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tren telah berbalik menjadi menurun. Jika Donald Trump tidak kembali memberikan pujian kepada Iran minggu ini dan tidak mengumumkan bahwa penandatanganan kesepakatan semakin dekat, pasangan ini mungkin akan melanjutkan penurunannya.
Pada timeframe 5 menit, kemarin muncul satu sinyal jual. Selama sesi trading Eropa, harga menembus di bawah garis Senkou Span B, sehingga memberikan kesempatan bagi trader untuk membuka posisi jual. Dengan fluktuasi yang kembali rendah, trading ini dapat menghasilkan keuntungan sekitar 10 pip. Namun, posisi tersebut juga dapat dilanjutkan hingga hari Kamis.
Analisis EUR/USD 4H
Pada timeframe 4 jam, menurut sistem trading ICT, situasinya juga cukup jelas. Tren naik telah dibatalkan setelah garis CHOCH ditembus. Dengan demikian, tren saat ini berubah menjadi turun, dan kita akan mencari pola serta sinyal untuk posisi jual. Saat ini, hanya ada satu pola seperti itu — FVG "bearish" di area 1.1718–1.1732. Reaksi terhadap pola ini akan membuka peluang untuk membuka posisi short. Tren pada timeframe 1 jam juga telah berubah, sehingga meningkatkan kemungkinan kelanjutan penurunan nilai euro.
Analisis EUR/USD 1H
Pada timeframe satu jam, pasangan EUR/USD berbalik turun. Situasi di Timur Tengah tetap tegang, meskipun tidak memburuk; namun, negosiasi kembali menemui jalan buntu, sehingga dolar dapat menunjukkan penguatan yang moderat. Dalam jangka pendek, euro berpotensi turun ke area 1.1657–1.1666.
Untuk 14 Mei, kami menyoroti level-level trading berikut: 1.1362, 1.1426, 1.1542, 1.1615–1.1625, 1.1657–1.1666, 1.1750–1.1760, 1.1830–1.1837, dan 1.1907–1.1922, serta garis Senkou Span B (1.1726) dan garis Kijun-sen (1.1743). Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergerak sepanjang hari, yang perlu diperhitungkan saat menentukan sinyal trading . Jangan lupa memindahkan pesanan Stop Loss ke titik impas jika harga bergerak 15 pip ke arah yang benar. Ini akan melindungi dari potensi kerugian jika sinyal ternyata palsu.
Pada hari Kamis, Presiden ECB Christine Lagarde akan kembali memberikan pidato di Zona Euro, dan di AS akan dirilis laporan sekunder terkait penjualan ritel dan klaim tunjangan pengangguran. Kami tidak mengharapkan pengumuman penting dari Lagarde; namun, ia dapat saja menyatakan kesiapan ECB untuk menaikkan suku bunga acuan.
Rekomendasi Trading:
Hari ini, trader dapat tetap mempertahankan posisi jual setelah harga terkonsolidasi di bawah garis Senkou Span B, dengan target area 1.1657–1.1666. Posisi beli dapat dibuka saat terjadi pantulan dari area 1.1657–1.1666, dengan target 1.1726 dan 1.1750–1.1760.
Penjelasan untuk Ilustrasi:
- Level Support dan Resistance – Garis merah tebal tempat pergerakan pasar berpotensi berakhir. Ini bukan sumber sinyal trading.
- Garis Kijun-sen dan Senkou Span B – Garis-garis dari indikator Ichimoku yang dipindahkan dari timeframe 4 jam ke timeframe satu jam. Garis-garis ini dianggap kuat.
- Level Ekstrem – Garis merah tipis yang sebelumnya menjadi titik pantulan harga. Ini adalah sumber sinyal trading.
- Garis Kuning – Garis tren, channel tren, dan pola teknikal lainnya.
- CHOCH – Perubahan struktur tren.
- Liquidity – Likuiditas, Stop Loss, dan pending order yang digunakan market maker untuk membangun posisi mereka.
- FVG – Fair Value Gap. Harga bergerak sangat cepat melewati area ini, yang menunjukkan ketiadaan total salah satu pihak di pasar. Selanjutnya, harga cenderung kembali dan bereaksi pada area ini searah dengan tren utama.
- IFVG – Inverted Fair Value Gap. Setelah harga kembali ke area ini, harga tidak bereaksi darinya; sebaliknya, harga menembus secara impulsif dan kemudian mengujinya dari sisi yang berlawanan.
- OB – Order Block. Candle tempat market maker membuka posisi dengan tujuan menangkap likuiditas untuk membentuk posisi mereka ke arah yang berlawanan.